Random Talk

Liburan sebentar ke Jakarta Aquarium

Hari minggu biasanya saya habiskan dengan quality time (mengumpulkan energi) dengan kasur dan guling tercinta. Males banget jalan-jalan karena besoknya itu hari senin, takut keesokan hari jadi capek dan ngantuk hahaha. Soalnya percaya ga percaya hari minggu itu berasa cepet banget.

Tapi berbeda dengan hari minggu kemarin, awalnya sih pengen ketemu teman dan jalan-jalan ke museum atau ga ke Perpustakaan Nasional RI karena libur yang cuma sebentar ini tapi karena kayaknya liat biota laut (ikan berenang-renang) lebih menyenangkan untuk refreshing.

Baca juga : Baca ebook di iPusnas

Akhirnya saya dan teman memutuskan untuk mengunjungi Jakarta Aquarium. Yak, benar ini adalah aquarium umum yang berada di Neo Soho Tanjung Duren.

Hari minggu itu, saya dan teman janjian bertemu di stasiun transit Stasiun Duri, yang kemudian dilanjut ke Stasiun Grogol. Setelah itu, lanjut lagi dengan menggunakan grab car, jarak Stasiun Grogol dengan Neo Soho itu dekat kok, hanya beberapa menit pun sampai. Asik!! Kami sampai di Jakarta Aquarium pukul 12.00 siang. Yeay!

Baca juga : nyobain kereta argo parahyangan

Harga masuk dan lain-lain

‘Wih, Jakarta Aquarium kan mahal’ itu lah respon beberapa teman yang tahu kalau saya ke Jakarta Aquarium. Iya memang benar harganya bikin saya syok waktu lihat pertama kali. Makanya saya sempet berpikir mau ke perpustakaan nasional aja yang gratis (ga mau rugi club). Emang berapa sih harga tiket masuknya?

Macam-macam harga tiket masuk Jakarta Aquarium 2019 hari biasa dan hari libur.
Sumber : jakarta-aquarium.com

Tapi tenang saudara-saudara, saya beli tiket masuknya bukan seperti harga di atas. Jiwa hemat saya bisa meronta-ronta nanti.

Jadi, setelah tahu harga asli Jakarta Aquarium hari jumat malam saya coba iseng-iseng cek marketplace Shopee dengan keyword ‘Jakarta Aquarium’. Ternyata ada beberapa seller yang menjual voucher Jakarta Aquarium dong. Setelah saya cari harga terbaik dan baca deskripsi produknya akhirnya saya pun memutuskan membeli voucher tipe premium dengan dikirim Go-Send keesokan harinya. Oiya vouchernya bisa digunakan setiap hari dan saat high season loh.

Baca juga : 5 rekomendasi situs belanja

Penasaran harganya? Hehehe. Saya beli voucher ini sebesar Rp 140.000, jauh banget kan dari harga aslinya? Lumayaaaan. Saya juga gatau sebenarnya hal ini diperbolehkan atau tidak. Tapi beneran loh saya bisa menggunakan voucher tersebut. Walaupun saat di loket sempat ditanya dapat darimana vouchernya, ya saya jawab jujur aja sih wkwk.

Oiya vouchernya nanti ditukar di lokasi dengan tiket masuk berupa gelang gitu. Keuntungan yang saya dapat menggunakan tiket premium itu punya kesempatan untuk keluar-masuk Jakarta Aquarium selama 4 jam pertama. Berguna banget buat saya yang harus shalat dzuhur dulu.

Untuk pemegang tiket premium disediakan welcome drink dan permen, minumannya kalau ga salah sirup jeruk deh, saya lupa wkwk.

Jakarta aquarium ticket bundle. Tiket premium jakarta aquarium mendapat peta, madu, dan totebag untuk mendukung go green tanpa plastik.
Setelah menukar voucher selain dapet tiket gelang, ada voucher foto , madu, peta lokasi, dan totebag.

Katanya selain kesempatan di atas, keuntungan lainnya dari tiket premium itu bisa menikmati wahana 5D. Tapi ternyata pada hari itu minggu, 21 Juli 2019 wahana tersebut sudah tidak beroperasi lagi entah sejak kapan. Sayang banget saya agak kecewa 🙁

Sebelum masuk saya difoto dulu, gabisa nolak juga katanya itu sudah prosedurnya. Walaupun udah dapet voucher foto 50k tetep aja saya dan teman ga niat buat ambil fotonya wkwk. Soalnya kata beberapa blog harga foto cetaknya mahal bangetttttttt, balik lagi nanti jiwa hemat saya berteriak wkwkwk.

First impression…

Masya allah… begitu masuk terpesona banget tempatnya bersih dan terlihat keren banget, pokoknya modern abis. Bahkan awal masuk ga sempet ambil foto karena udah loncat sana loncat sini, foto sekenanya dan blur semua.

  • Upper floor

Awal masuk pengunjung disambut dengan lorong, terus ada ikan-ikan kecil di aquarium kecil gitu. Setiap aquarium disertai dengan tab yang menjelaskan tentang hewan yang ada di dalam aquarium tersebut supaya kita bisa belajar lebih tentang biota laut. Bahasanya juga disesuaikan bisa kita set ke bahasa indonesia atau pun inggris.

Yha kan ngeblur. Aslinya cantik banget. Gimana ga kagum baru masuk udah berasa di dasar laut. Lokasi : Lantai atas Jakarta Aquarium.

Oiya sebenarnya kan sebelum masuk udah dikasih peta lokasi ya, yang nanti di dalam dibedakan dari beberapa zona, masing-masing zona koleksi biota lautnya beda-beda. Tapi, kami kok malah ga buka peta sama sekali dan jalan aja ngikutin alur sampe kadang nyasar padahal ga luas banget juga ini aquarium. ckck.. jangan ditiru.

Karena sotoy ini saya baru ngeh kalau kami kelewatan feeding show atau ada beberapa koleksi hewan laut yang kami ga temukan. Ya itu karena loncat sana-sini hahaha. Padahal semua tabung aquarium kami perhatikan satu-persatu.

Yang saya ingat baru pertama kalinya tahu hewan bernama salamander.

Salamander in jakarta aquarium
Salamander

Ok next…

Setelah masuk ke tempat selanjutnya, ada meja besar yang ternyata papan layar digital gitu, bisa touch sana-sini tentunya berisi informasi tentang hewan laut. Biasanya anak-anak senang banget di area ini. Menambah pengetahuan. Noted!

Kebetulan banget ternyata sedang ada Snake Show jadi bisa pegang-pegang ular. Tapi kami penakut jadi cukup liat dari jauh aja wkwkwk.

Papan layar interaktif di jakarta aquarium.
Papan layar digital informatif.

Pada lantai bagian pertama ini (lantai atas) yang saya ingat berisi beberapa ikan kecil, hewan reptil, hewan amfibi dan beberapa hewan darat lainnya seperti berang-berang, musang, dan biawak. Waktu ke tempat biawak kaget banget kirain hewan apaan kok ga keliatan, taunya lagi tidur di pojokkan aquarium. wkwkwkkw.

Disini juga unik banget, pengunjung diajak melewati hutan buatan dan ada aliran sungai yang dibuat dari sebuah layar gitu. Entah gimana caranya. Yang asik lagi ada area terbuat dari kaca yang bisa melihat area dasar laut gitu deh dan bisa diinjek pula. Takut banget pecah tapi kuat koook kacanya tebal. Memacu sedikit adrenalin pengunjung.

Gimana udah mirip spiderman belum? Oiya yang dibawah itu mereka lagi cobain aquatrekking.

Setelah puas mengelilingi lantai atas, akhirnya kami memutuskan untuk ke lantai bawah yang ternyata sangat-sangat-sangat memukau untuk kami yang jarang liat ikan ini.

  • Lower floor

Begitu sampai di lantai bawah, suasana jadi lebih syahdu dan adem banget. Nuansanya biru dan musik latarnya nuansa laut banget. Bikin perasaan dan pikiran jadi tenang. Sama kalau lagi ke laut perasaannya.

Disini lebih banyak hewan air di aquarium dengan berbagai macam ukuran. Paling ikonik adalah tabung besar yang berisi ikan dan ganggang besar, gatau sih itu apa ga sempet baca huhuhu.

Ikannya muter-muter, pusing ga ya. Yang liat aja pusing deuh.

Kagum sih sama instalasi di Jakarta Aquarium ini, bener-bener apik. Ramah untuk wisata edukasi keluarga dan cocok juga untuk yang belum berkeluarga. Bener-bener bisa relaxing pikiran yang capek dan memperbaiki mood akibat 6/7 kerja (curhat).

Bagian lantai bawah ini mayoritas diisi oleh ikan, bermacam-macam ikan dari nemo sekeluarga (berasa lagi di finding nemo), piranha yang saya baru tahu kalau mereka itu termasuk ikan yang pendiem ya cenderung mager. Buktinya mereka ga berenang cuma diem aja.

Setelah itu aquarium tempat nemo dan ikan lainnya ini termasuk yang cukup besar dan jadi spot terbaik buat memperhatikan kegiatan mereka dan terlihat seperti dasar laut banget.

Bagus banget ga sih? seperti di bawah laut beneran.

Buat kalian yang penasaran gimana sih bentuk tubuh hewan laut, tenang disini juga disediakan area touch pool. Di bagian ini pengunjung diberi kesempatan untuk menyentuh bintang laut (hewan lainnya saya lupa mohon maaf hahaha). Temen saya menjerit megang bintang laut, katanya aneh. Saya ga cobaaa takutttttttt.

Area touch pool, itu yang sebelah kanan ya kolamnya
Layar interaktif lainnya di area touch pool. Pokoknya gampang banget deh dapet informasi tentang laut di Jakarta Aquarim ini

Tapi bagian yang paling berkesan itu aquarium yang berisi ubur-ubur. Ternyata ubur-ubur itu bisa buat pikiran kita rileks, bahkan di youtube banyak video ubur-ubur berenang + musik relaksasi. Keren, apalagi ubur-ubur bisa berubah warna sesuai dengan warna lampu aquariumnya.

Foto cantik instragramable.
Ubur-ubur jakarta aquarium
Saya bangga bisa ngefoto ubur-ubur yang lagi berenang cantik kayak gini. Maap akutu anaknya gampang happy :’)

Kalau ga salah berarti benar, di jakarta aquarium ini ada 3 atau 4 jenis ubur-ubur. Salah satunya termasuk koleksi terbaru, tapi sayang saya ga ngeh karena ga liat peta wkwkwk. Baru tau pas udah sampe rumah wkwk. Pokoknya banyak jenis hewan air yang ga kami lihat, tepatnya ga ngeh.

Ada area yang mengajarkan kita pentingnya menjaga laut agar tetap bersih. Supaya biota laut tetap bisa hidup dengan baik tanpa terganggu ekosistemnya.

The other best part… pertunjukkan Pearl of the South Sea.

Pertunjukkan teater yang disertai pertunjukkan putri duyung.

Pertunjukkan kecil ini selama 15 menit tapi buat semua pengunjung terpesona dan anak-anak suka banget. Pemainnya berperan dengan sangat baik dan ceria banget. Mendalami peran, begitu pun dengan duyungnya juga sangat bagus ekspresi wajahnya dapat kami lihat dengan sangat jelas. Pokoknya bagus banget. Saya sampai nonton 2 kali wkwk. Kebetulan di hari sabtu dan minggu pertunjukkan ini digelar 3 kali, pukul 13.00, 15.00, dan 17.00. Btw, musik latarnya saya suka banget sampe terngiang-ngiang.

Pertunjukkan ini berada di tank utama Jakarta Aquarium, jangan nyasar ya ini dekat pintu keluar. Aquarium utama ini banyak banget ikannnya, dari ikan pari sampai hiu. Bisa dilihat secara dekat banget, kereeeeen. Oiya pertunjukkannya pakai bahasa inggris ya.

Oiya saya juga ga sempet lihat pinguin, gatau itu disebelah mana wkwkwk.

In the end

Liburan yang singkat bin sebentar ini di Jakarta Aquarium sangat menyenangkan. Setelah 2 hari masih tetep bahagia bawaannya.

  1. Tempatnya sangat bersih dan modern banget. Untuk shalat tinggal keluar dari Jakarta Aquarium dan berjalan ke kiri sedikit langsung ada mushalla;
  2. Nambah wawasan banget tentang biota laut dan ekosistemnya;
  3. Koleksi hewan cukup banyak dan sangat informatif karena setiap tank diberi tab digital;
  4. Sensasi berjalan di dalam laut bener-bener kerasa banget, ga gagal deh;
  5. Bagian lower area terutama ubur-ubur dan pertunjukkan pearl of the south sea sangat menarik perhatian. Walaupun semua area juga mempesona sih;
  6. Kalau diperhatikan banyak tank yang instragramable banget, buat para anak-anak muda;
  7. Tempat tidak terlalu luas, tapi terbayar dengan indahnya alam bawah laut buatannya kok;
  8. Hanya tiket premium yang punya kesempatan keluar-masuk, jadi kalau beli tiket reguler lebih baik shalat dulu sebelum masuk;
  9. Tiket premium dan reguler ga ada bedanya sekarang, cuma untung bisa keluar-masuk aja untuk yang tiket premium;
  10. Wahana 5D sudah tidak beroperasi, padahal seru ngerasain sensasi di dalam kapal melihat dasar laut hmmm.. kecewa semoga ada lagi;
  11. Harga cetak foto dan makanannya juga mahal, jadi mending gausah jajan deh wkwkw
  12. Harga masuknya juga terbilang mahal kalau tidak rajin cari diskon atau voucher seperti saya. huft…

Semoga kedepannya ada kesempatan kesana tapi sama keluarga, tentunya dengan harga yang miring lagi heheheh. Kalau harga asli kayaknya ga deh wkwk.

Pokoknya cobain deh ke Jakarta Aquarium, alternatif baru liburan selain mall atau city tour (walaupun itu juga di dalem mall) wkwkw. Biar ga penasaran.

Buat yang berkeluarga punya anak kecil sangat recommended. Tapi ga harus yang sudah berkeluarga kok, kalau jiwa kalian sama seperti saya dan teman saya yang gampang kagum pasti cocok wkwkwkw. Bagaimana tertarik ga??

Bonus foto saya dan Martha, teman saya hohoho. Ga apa wajah ga keliatan yang penting ikannya eksis.

16 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!