
Review Bobobox : Hotel Kapsul Modern, Unik dan Nyaman
Blog post ini masih berkaitan dengan post sebelumnya tentang Bandung. Meskipun baru sempat ditulis tapi ga lupa gimana sensasinya waktu menginap disana wkwk. Oiya akan banyak foto yang saya tampilkan pada tulisan ini.
Jadi, malam kedua saya dan kawan memutuskan untuk menginap di Bobobox. Ini pun mendadak karena ga dapet tiket kereta untuk pulang, jadi mengusahakan pesan kamar yang dekat dengan stasiun.
Selain karena harga yang ditawarkan bersaing, Bobobox menawarkan user experience yang berbeda, dalam hati ‘kapan lagi kan coba yang begini’. Alhamdulillah, teman perjalanan saya pun tertarik banget dengan Bobobox.
Kalau berdasarkan foto review dari aplikasi pemesanan hotel, Bobobox ini hotel kapsul yang simpel dan minimalis. Bobobox berada di daerah Pasir Kaliki.
Review Bobobox
Jam 7 malam, saya check-in Bobobox disambut oleh Mas resepsionis yang baik hati dan menjelaskan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dalam kamar. Sebelumnya kita harus mengunduh aplikasi Bobobox dahulu yang berguna sebagai alat mengendalikan segala hal di dalam kamar. Lebay juga ya kalimat saya.
Pokoknya aplikasi tersebut berguna untuk membuka-mengunci kamar dengan scan QR code, koneksi bluetooth, mengatur warna dan kecerahan lampu kamar, dan menghubungi pihak hotel untuk tanya-tanya hal teknis (ini berguna kalau mau ngegedein AC biar ga kedinginan, trust me!) wkwk.
Aplikasi Bobobox bisa di download di play store dan app store.

Setelah check-in dan resepsionis melakukan sinkronasi akun dengan kamar / pods yang akan ditempati, kemudian akan diberikan kunci loker dan sepasang sandal khusus untuk digunakan di dalam area hotel. Haruskah saya menyebut kamar dengan kata pod atau kapsul kedepannya? Apapun sebutannya maksud saya itu sama ya guys jangan sampe bingung.


Bagian dalam kamar
Kekuatan teknologi berasa banget di bagian ini, untuk masuk ke dalam kamar harus mengarahkan QR barcode yang ada di aplikasi Bobobox ke alat scan kecil sebelah pintu dimana berlaku sebagai kunci sampai bel pintu berbunyi. Bunyinya pelan banget, saya aja ketipu berkali-kali, pintu terkunci kembali karena ga dengar belnya.

Setelah masuk ke kamar cukup kagum juga dengan kamarnya, bener-bener compact ga ada ruang untuk salto (siapa juga yang kepikiran salto malem-malem). Bobobox memiliki 2 tipe kamar yaitu Earth Room ( kasur di bawah) dan Sky Room (kasur di atas, seperti kasur tingkat gitu). Jadi, kamar di Bobobox ini berbentuk kotak-kotak, ada bayangan kan kasurnya di bawah dan atas tapi pintunya berbeda.

Kasur yang terdapat di dalam kamar semuanya ukuran king. 1 kamar bisa ditempati oleh 2 orang dewasa dan 1 anak kecil. Pihak Bobobox sangat tidak merekomendasikan untuk menempati lebih dari 2 orang dewasa.
Padahal menurut saya sih kasurnya masih cukup untuk 3 orang dewasa. Tapi lagi-lagi untuk kenyamanan juga sih, melihat space untuk bergerak di luar kasur terbatas. Sempit juga kayaknya 3 orang di dalam pod.

Setiap kamar memiliki 1 buah jendela. Tenang jendela ini dilengkapi tirai gulung, ga perlu takut privasi terganggu.


Keunikannya tidak berhenti disini, dua anak muda ini langsung coba bagaimana keseruan tidur dengan lampu yang bisa diubah-ubah.


Selain mengendalikan kamar melalui ponsel, kita juga bisa mengendalikannya melalui tablet yang sudah disediakan. Contohnya, ketika menginap berdua dan salah satu kawan sedang keluar tapi lupa membawa ponsel, teman yang berada di dalam bisa membukakan pintu melalui tablet ini saudara-saudara. Kece banget ya, teknologi sangat memudahkan.
Di dalam kamar disediakan 1 soket universal untuk charging, maka sangat direkomendasikan membawa colokan T. Hal ini perlu dikonfirmasi terlebih dahulu dengan pihak hotel ya.
Jenis lampu bisa diubah sesukanya ya, lampunya bagus untuk foto-foto. HAHAHA. Bisa dengerin musik dengan menyambungkan dengan bluetooth masing-masing pod. Mengenai speaker saya tidak begitu mengerti dan ga banyak pakai juga efek capek seharian kelayaban (lebay). Jadi, saya ga bisa menilai apakah speakernya mengeluarkan suara yang nyaman atau tidak. Toh disini saya mau tidurrrrr wkwkwk.
Menurut saya Bobobox ini menyediakan kamar yang pas untuk para pelancong yang berfokus hanya untuk istirahat ga pake ribet ini itu. Seperti saya dan teman saya.
Benefit yang di dapat selain koneksi internet :
Setiap kamar difasilitasi 1 amenities atau kita sebut perlengkapan meliputi 1 handuk putih besar, 1 sikat gigi dan odol ukuran travel. Sebagai backpacker yang gamau ribet ini sangat menguntungkan soalnya handuk itu berat dibawa kemana-mana wkwkkw.
Bagian luar kamar, Bobobox tour
Sebelumnya saya sudah bilang kan, kamarnya sangat compact dan ga ada ruang untuk bergerak heboh. Mengatasi hal tersebut Bobobox menyediakan ruang terbuka yang memungkinkan penghuni kamar menemukan jodoh saling bertemu dengan yang lainnya, sesuai dengan semboyan pengalamannya “Connecting with new people”.


Area ini merupakan area outdoor di lantai 2 (paling atas) digunakan untuk bersosialisasi disebut communal area. Ngobrol dengan teman yang mana ga mungkin kita lakukan di dalam kamar, karena akan mengganggu kamar lain.
Di dalam kamar tidak diperbolehkan untuk merokok dan makan. Hal ini karena AC yang digunakan merupakan AC sentral yang dapat memungkinkan kamar lain akan menghirup asap atau menghirup aroma-aroma aneh, kalau kita aneh-aneh sih.
Kalau saya perhatikan hanya lantai 2 yang memiliki communal area dengan gaya outdoor.
Mengenai makan, sepertinya untuk menjaga area dalam kamar tetap clean and neat. So, makan di communal area aja ya.

Di bagian samping dari communal area, terdapat mushala. Ga perlu ragu untuk beribadah dengan nyaman dan tenang.

Kalau melihat foto ini langsung pengen foto-foto bawaannya wkwk.

Atmosfir pod ini mengingatkan saya akan film The Space Between Us yang mana kamarnya seperti ini wkwkwk. Bagaimana siap menuju planet lain?
Banyak bagian lain yang tidak sempat saya foto, terutama pantry bersama. Dalam pantry disediakan teko listrik dan oven toaster, ya bisa lah buat nyeduh kopi. Disini tidak disediakan kompor ya.

Bagian kamar mandi bersama
Sistem dari Bobobox ini sangat mengedepankan sharing. Mulai dari ruangan selain kamar dan tentunya kamar mandi. Awalnya sempet agak parno sih, menginap dengan kamar mandi yang terpisah dengan kamar tidur. Ternyata semua itu ditepis oleh Bobobox. Mereka menghadirkan kamar mandi dengan sangat bersih dan nyaman.


Ini bagian dalam kamar mandi wanita ya, sepertinya untuk bagian pria kurang lebih sama. Terdiri dari sekat-sekat yang memisahkan area basah (untuk mandi dan keramas) dan area kering. Bagian yang saya suka ada pada lampu wastafelnya yang wuhhhh terang banget keliatan cantik kalau ngaca hahaha.
Tunggu yang saya mau bahas ini kebersihannya, menurut saya oke banget nih kamar mandi di Bobobox walaupun dipakai secara bersama tapi tetap bersih dan wangi. Pun disediakan sabun cair dan sampo. Walaupun kualitasnya biasa aja tapi lumayan banget lah.
Temen saya coba pakai sampo yang disediakan katanya rambutnya jadi kering. Saya coba pakai sabun cairnya tapi wanginya ga tahan lama, cuma wangi saat digunakan tapi kulit saya ga berubah jadi kering kok. Kami berdua tidak mempermasalahkannya wkwkkw. Oke banget malah sudah disediakan daripada ga ada, ya ga sih?
Ada lagi yang asik, disini diberikan fasilitas hairdryer di dalam kamar mandi. Keramas ga pake drama karena rambut ga kering-kering deh wkwkkw.

Oiya kelupaan, karena kemana-mana perlu membawa ponsel apalagi mandi. Jadi, di dalam area basah dilengkapi dengan phone holder anti basah.
In the end of story…
Selama satu malam menginap di Bobobox, pengalaman saya sangat berkesan. Sepertinya ini hotel pertama yang membuat saya susah lupa, lebay! wkwk. Apalagi ini kali pertama saya menginap di ruangan yang bukan kamar dari bahan tembok. Apalagi pencahayaan ruangnya bisa diatur oleh diri sendiri.
Walaupun terlihat kecil dan sempit sebenarnya kalau sudah berada di dalamnya, ruangannya cukup lega. Tidak kesulitan juga untuk bergerak pindah kesana kesini.
Saat pagi hari saya tidak kesulitan mencari makan, cukup dengan berjalan ke arah kiri sampai bertemu pertigaan, disana banyak pedagang gerobak. Kemarin pagi saya dan kawan sarapan soto ayam dengan harga Rp12.000, porsinya luar biasa jumbooooooo + teh hangat tawar.
Daerah Bobobox sendiri merupakan daerah ramai, banyak hotel-hotel lain. Malah di depan Bobobox terdapat minimarket yang cukup besar. Gampang untuk urusan ini-itu disana, ga perlu takut.
Untuk harga jika hari biasa cukup affordable, dimulai dari Rp128.000 untuk earth room dengan 1 amenities. Kemarin saya menginap tanggal 26 Desember yang merupakan peak season mendapat harga Rp190.999 (melalui Traveloka). Masih cukup masuk akal dibandingkan dengan hotel lain yang harganya jauh di atas itu.
Saya ada cerita, pod Bobobox ini tidak kedap suara ya. Ketika saya sudah tidur jam 11 malam, terdengar penghuni pod / kamar sky (di atas pod saya) baru saja check-in sepertinya, jadi terdengar suara kedebag-kedebug. Pagi harinya terdengar suara musik sayup-sayup, sepertinya si tetangga tersebut sedang mencoba suara speaker kali ya. So, di hotel kapsul itu harus beraktivitas dalam modus senyap.
Tapiiiiii, entah kenapa selama di dalam pod mata saya perih banget. Entah itu dari ACnya atau kenapa. Itu yang membuat saya cukup tidak nyaman. Huhuhu… but overall awesome! modern, unik dan nyamannya dapet.

Tips
- Pesan kamar melalui aplikasi Bobobox biasanya ada diskon tambahan, tapi harga di Traveloka bisa lebih murah. Rajin cek 2 aplikasi tersebut. Rajin cek akun media sosial mereka aja yah!
- Jika dalam 1 kamar ditempati 2 orang, bisa request amenities tambahan dengan membayar Rp25.000 melalui resepsionis
- Tidak ada batasan untuk check-in dan waktu check-out maksimal pukul 12.00
- Jangan lupa selalu membawa ponsel keluar dari kamar, karena itu kunci
- Cocok untuk backpacker atau traveller yang fokus istirahat
- AC ada di bagian atap berbentuk bulat, jika terasa sangat dingin bisa diputar sampai agak menutup
- Karena Bobox berada diarea ruko atau toko entahlah namanya apa, tempat parkirnya terbatas apalagi jika bawa mobil. Tapi sepertinya bisa pakai area parkir sebelahnya, tanya dulu tapi ya hahah. Cocok buat backpacker banget emang nih
- Kalau untuk keluarga besar lebih baik pesan hotel beneran, karena jika menggunakan hotel kapsul akan menyewa banyak kamar
- Jika membawa sangat banyak barang, seperti koper, tas punggung, belanjaan, tas jinjing, dll. saya tidak menyarankan di tempat ini, karena ruangan yang terbatas. okeeee…
Bagaimana bosen ga baca tulisan saya? Eh salah maksudnya tertarik ga nginep di hotel kapsul?? Bonus informasi Bobobox itu terdiri dari kata bobo dan box, artinya bobo di dalam box wkwk.
Lokasi
Bobobox Pods Paskal
Jl. Pasir Kaliki No 76A, Bandung 40171, Indonesia
Websites : Bobobox Indonesia | Instagram : @bobobox_id | Twitter : @bobobox_id



25 Comments
Risca
Waahh tapi sempit banget ga ka? Btw dapet sarapan ga dsana?
ahalona
Aduh si eceuu riang hahaha
Iya aku lupa bilang ga dapet makan huhu tapi buat dua org sih cukuuuup banget ga kesempitan, masih bisa guling2 kesana kesiniii
Hesti
Btw kk pesen pod single apa yg double? Boleh ga ya klo pesen single tp berdua
ahalona
Halo kak maaf baru balas, ini aku pod double. Kalau untuk itu aku kurang mengerti yah, bisa ditanyakan ke pihak Bobobox. Cuma menurut aku pod single untuk berdua akan kurang nyaman.
Amiria
Lonaaaa ku ingin mencobanyaa. Harganya murce juga ya! Tempatnya juga baguus tuh. Simple.
ahalona
cobain mbak kalo main ke bandungggg, mantep dah memenuhi rasa penasaran hihiih
ainun
baru tau nih ada kapsul hotel tapi yang ada “meja riasnya” di dalem kamar, selama ini yang aku tau ya cukup kasur aja (selain tv & segala printilannya) di dalam kamar
Laela Awalia
Jadi penasaran lho mbak sama tempat nginapnya. Kapan2 kalo ke Bandung pengen coba ah, hehe.
ahalona
wajib banget coba, selain bobobox banyak pilihan hotel kapsul lain juga
Tuteh
Jadi ingat video-video di Youtube tentang hotel capsul hehe. Asyik sekali pengalamannya karena ini jenis penginapan/hotel yang tidak umum dan kapsul/podnya itu bisa menampung sampai tiga orang! Biasanya cuma buat seorang saja kan ya …
ahalona
iya bener mbak te, disini termasuk yang luas kalo saya lihat review di youtube hehehe
yang lainnya sempit beut malah kadang pintunya tirai doang
Zilla
Is it clean?
ahalona
beneran bersih bangettt
Seftina Qurniawati
Bener bener hotel untuk backpacker nih, dari segi harga yang murah dan tempatnya yang memang hanya untuk tidur saja. Tapi bersih banget tempatnya dengan harga segitu keberasihan sangat dijaga, beda sama hotel lain yang harganya sama. Recomended nih kalo lagi ke bandung
ahalona
biasanya ada kode promo juga mbak di akun sosmed mereka, jadi bisa tambah murah
kalau kebersihan jempol banget deh mbak wheheheh
harga sama tapi sensasi bobo yang berbeda
Shireishou
Wih kayak di jepang yaa… nuansanya hi tech banget. Duh mupeng. tp bandung sekarang susah terjangkau krn macetnya. Semoga suatu saat bisa icip2 deh. Makasih rekomendasinya
ahalona
mudah2an bisa ke jepang beneran hahahaha
iya banget mbak, kemarin aja macet banget mau ke lembang. kebetulan saya ke bandungnya naik kereta nyaman dan tenang ga macet ria
Yuniari Nukti
Waah, kamarnya lucuuuu. Dengan harga under 200K lumayan murah ya, palagi bisa dipke berdua. Oke deh, pankapan ke Bandung nginep di sini. Nyobain sensasinya, tidur di hotel beneran sudah biyasaaah, hehe
ahalona
iya mbakkkkk bener, sekali-sekali coba yang luar biasa hahaha
lucu banget sih apalagi lampunya bisa disko wkwk
Enny Ratnawati
wah aku belum pernah nginep di hotel kapsul kayak gini.kayaknya seru ya..
suami pernah crita dia nginep di hotel kayak gini cuman baru baca ini, jd baru ngeh bgt model hotelnya.hehehe
ahalona
iya seru mbak soalnya ada sensasi yang beda waktu nginap disana, kotak banget ya mbak bentuknya hehe
Reyne Raea (Rey)
Lucu mba konsep hotelnya, bobo di dalam box beneran.
Simple, sederhana tapi canggih banget ya, pakai hape di mana-mana hahaha
Trus mati lampu, trus baterei hape abis, trus pintu ga bisa kebuka deh wkwkwk
Sayang emang ga bisa kalau bawa anak ya, ga muat dan kasian sempit.
Emang cocok banget buat backpaper nih 😀
ahalona
Iya mbak, konsep lampu ganti2 kayaknya emang ditonjolkan sama si bobobox ini.
Kalau bawa anak kecil masih boleh kok mbak ditambah bapak-ibunya. Cuma kebayang kayaknya agak ‘usaha’ soalnya barang bawaannya banyak hehehe apalagi gabisa makan di dalam pod.
nike dwiyanti
Ih keren banget capsule hotel ini~ baru tau kalo pake aplikasi hp untuk kelur masuk kamar. Kapan2 coba disini deh~
ahalona
Iya mbak semoga ada kesempatan kesana. Jangan lupa hpnya dibawa ya kalo ke toilet hehe