Ahalona : asal-usul menjadi nama blog

Waktu baca ada tema tulisan ini gregetan banget, soalnya dulu udah pernah nulis tapi udah dihapus. Kalau belum dihapus kan enak punya tabungan tulisan hihihihi…
Membuat sebuah blog itu penuh pertimbangan. Bahkan memilih nama blog saja bikin mumet kepala. Hal ini tentunya menjadi bahan pertimbangan bagi saya terutama bagi saya yang nekat untuk beli custom domain, tidak mungkin asal pilih saja karena yang pertama saya harus bayar setiap tahunnya dan saya sama sekali tidak ingin domain yang saya beli itu asal-asalan. Gamau semua menjadi sia-sia~~~~
Kayaknya saat itu saya galau 7 hari 7 malem, memikirkan pilihan yang saya ambil ini benar ga yah hahaha takut timbul penyesalan diakhir setelah membeli nama domain. Worth tidak ya nama domain ahalona untuk dibeli? yah begitulah pikiran saya.
Setelah saya cari tahu ke blog sana-sini akhirnya ada beberapa pertimbangan dalam memilih nama domain, berikut saran yang bisa saya bagikan untuk kalian yang ingin membuat blog juga agar tak bingung :
- Nama domain pendek dan mudah diingat, usahakan menggunakan nama domain yang singkat. Hal ini agar memudahkan pembaca atau pengunjung untuk mengingat alamat blog sehingga memungkinkan adanya kunjungan kembali dilain waktu. Coba kunjungi blog-blog lain yang kece, pasti nama domainnya pendek dan memorable. Seperti blog saya ini (
kumat kepedean). - Pikir jangka panjang, ini nih yang buat saya galau 7 hari 7 malam masalah nama domain. Kalau sudah serius ingin ngeblog pasti inginnya memperkaya konten di blog kita kan. Jangan sampai ditengah jalan merasa nama blog tidak cocok dan ganti blog lagi. Aduh pusing.
- Hindari penggunaan karakter dan angka, kenapa? karena ini berpengaruh pada nomor pertama, blog dengan nama yang ada angka dan karakternya sulit diingat. Kalau nama blog saya ini : ahalona-1240 apakah mudah diingat?
- Brandable, menurut saya nama blog baik menggunakan nama sendiri, baik nama kecil atau nama lengkap. Itu seperti kita membranding diri kita sendiri. Seperti membuat sebuah hal yang saling melekat, contohnya jika teman-teman saya kenal saya ya mereka tahu ahalona.com itu saya. Ketika orang tahu ahalona.com ya itu saya. Duh kok jadi bingung sendiri yah wkwkkw… ada yang bisa bantu jelasin? Bisa juga sesuai dengan niche blog misalkan beauty blog = ahalonabeauty ; travel blog = jejakahalona ; kuliner = ahalonajajan.
Oke cukup intronya… Hingga akhirnya saya yakin ahalona adalah nama yang baik dan cukup oke untuk dibeli.
Kenapa kok pilih nama ahalona?
Ehem ehem jadi begini… Dari awal saya membuat blog (sebelum TLD) saya sudah menggunakan ahalona, tepatnya ahalona.wordpress.com. Kemudian saya memutuskan beralih menjadi TLD sebelum genap satu tahun ngeblog.
Ketika masih ngeblog gratis saya sudah yakin sekali untuk menggunakan nama ini, ga pakai mikir 2x deh. Selain nama blog ini pendek dan mudah diingat (kok pede sih). Nama blog ini terlihat mudah didengar dan seperti anonim. Ssstt… awalnya saya juga tidak mau orang lain tahu saya punya blog tapi sekarang pikiran itu sudah berubah hehehe.
Cuma ya balik lagi, galau 7 hari 7 malem untuk memutuskan dibeli jadi domain TLD hehe. Pantaskah ahalona.wordpress.com menjadi ahalona.com? Alhamdulillah akhirnya jadi juga ahalona.com.
Dibalik itu semua, sebenarnya nama blog ini memiliki arti yang penting bagi saya.
Nama ahalona.com adalah campuran dari kata aha dan nama saya sendiri. Jadi buat teman-teman disini yang bingung manggilnya apa, bisa panggil nama saya yah. Kenapa kok aha? sebenarnya aha itu punya arti seperti memiliki sebuah ide baru.
Kalau di film kartun terkadang tokohnya berseru ‘aha!’ ketika sedang terpikir sebuah ide baik itu ide baik atau usil. Saya berharap blog diawali dengan kata aha ini bisa terus mendapatkan ide-ide baru bagi saya untuk ditulis dan dibagikan kepada teman semua. Semoga idenya selalu yang baik dan bermanfaat. Aamiin.
Tanda ahalona yang selalu saya sematkan di akhir tulisan juga memiliki filosofi, tidak hanya sebagai tanda tangan. Daun yang berada di akhir kata itu merupakan arti dari sebuah kehidupan, yang harapannya ahalona.com akan selalu hidup dapat terus berkembang menjadi sebuah blog yang kece. Aamiin.
Saya jadi terharu menulis ini, rupanya saya sangat menaruh harapan besar pada blog ini ya. Padahal nulis aja masih belum konsisten. Semoga niat yang saya miliki dengan asal-usul yang memiliki arti luar biasa bagi saya, bisa terus mendorong saya untuk rajin menulis. Bagaimana cara teman-teman memilih blog? Ada arti juga ga dibalik nama itu?
See you…
Tulisan ini diikutsertakan dalam Blogger Perempuan Network #BPN 30 day challenge 2018.




10 Comments
Faizah ja'far
Wahhh terima kasih infonya jadi gak bingung lagi dah nentuin nama blog
ahalona
sama-sama mbak 🙂
Ewafebri
Owalaah.. tak kirain itu namanya emang Ahalona mbaakk.. (kalo jadi nama orang unik juga loh..) hahaha.. ternyata ” Aha ” nyadari kalimat seru toh.. ” Aha… I got an idea !”
ahalona
wkwkwk alhamdulillah yaaaah jadi seperti nama beneran ya mbak, saya jadi seneng xD
saya juga baru tau nama mbak aslinya evva hihihihi
Rania Fardyani
Hihihi lucu juga ya Mba asal-usul nama blognya..
“Aha! Ahalona aja deh…”
Klo blog gratisan saya juga sempet ganti nama beberapa kali, kalau TLD emang sayang banget kalau gonta-ganti…
ahalona
Ahaaaa makasih mbaaak raniaaaa 😀
iya mbak kalo TLD kan bayar (selalu diulang kata ‘bayar’nya) eman-eman duitnya T-T
Annisa Dewi
pas banget saya baru kepikiran untuk mengubah domain, padahal belum genap sebulan pake .com. pikiran untuk mengubah domain memang kadang terlintas, tapi seringkali itu hanya untuk sementara. jadi saya masih perttahankan domain yang sekarang. sampai benar-benar saya kira memang waktunya untuk diubah.
ahalona
wah mudah2an tidak sampai ganti ya mbak, soalnya kalau mulai dari awal lagi harus mulai ngenalin blog kita lagi ke mbah gugel…
traffic mulai dari nol lagi hffffft
semangat mbaaaaak nisa!
Reyne Raea
Oohhh, saya pikir namanya Ahalona mba, hihihi.
Tapi keren loh.
AHAAAA…. Lona wkwkwk
Kalau saya beli domain ga mikir panjang, yang bikin mikir itu soalnya takut belinya online hahaha.
Trus beli di Google malah sulit bayarnya, ga punya CC.
ahalona
duh mbak reyy makasih ya hehehe
emang sih mbak agak degdegan belinya, tapi sekarang blog mbak rey udah kece baday 😀