Beauty

Review St Ives Fresh Skin Apricot Scrub

Hai, saya kembali lagi dengan review produk perawatan untuk wajah. Sungguh sangat terlambat rasanya saya baru mulai menggunakan St Ives Fresh Skin Apricot Scrub ini dari dua bulan yang lalu wkwk, padahal sudah banyak sekali yang menggunakannya. Ya, seenggaknya lebih baik daripada tidak sama sekali yah, namanya juga mencobaaaa…

Sebelumnya saya sempat mengulas mengenai scrub untuk bibir dan membicarakan scrub wajah yang telah saya beli. Masih ingat? Disini tulisannya Review Liplapin Banana Scrub. Dan kali ini saya akan mengulas produk tersebut, setelah pengalaman menggunakannya berbulan-bulan.

Permasalahan kulit yang sering garing dan beruntusan membuat saya tidak berhenti untuk mencari produk perawatan wajah yang bisa mengatasi itu semua, rasanya semua produk ingin dibeli apalagi kalau banyak yang mengatakan kalau produk a-b-c-d bagus bahkan menjadi holy grail para beauty vlogger. Saya yang fakir produk kecantikan ini langsung gelap mata pengen dibeli semua (tapi sadar kalau bokek). Tapi sebelum membeli biasanya saya berusaha kepo terhadap ulasan-ulasan pengguna lain, jadi butuh waktu lama (lama sekali) untuk menentukan pilihan.

Oke kembali ke topik… untuk St Ives Fresh Skin Apricot Scrub saat ini ada dalam 2 kemasan ya, kemasan baru dan kemasan lama, tidak usah takut jika baru beli eh ternyata kemasannya kok beda karena kandungan yang dimiliki sama saja untuk keduanya. Kebetulan saya punya dua-duanya, Alhamdulillah kemasan baru saya beli di Watsons dengan harga promo 59ribu (anak promo klub) dan kemasan lama itu pemberian kawan hihii. Rejeki anak sholehah.

Kiri : Kemasan baru. Kanan : Kemasan lama.

 

Bagian belakang kemasan (bagian belakangnya sama ya untuk yang baru & lama)

Konon produk ini dapat melembutkan dan membersihkan secara mendalam tulisannya saja sudah terlihat jelas ‘deeply exfoliates to reveal smooth skin’. Terlebih lagi diakui tidak mengandung paraben dan sulfat yang mana hal tersebut baik untuk kulit wajah. Harapan saya sangat besar untuk produk ini hehe.

Kemasan produk ini cukup babon, dengan berat 170gram yang mana kemasannya tidak efisien untuk dibawa bepergian. Tutup flip-flop cukup membuat saya resah, terkadang kalau menutupnya kurang kencang, isi produknya bisa tercecer atau kalau di kamar mandi lupa taruh yang benar dan ditutup tidak rapat rawan kemasukan air. Tapi sisi positif tutup seperti ini isi produk tetap higienis tidak dicolak-colek sembarang tangan. Loh kok sibuk ngomongin tutup?

Lanjut ke penggunaan…

Saya suka banget dengan wanginya, mungkin ini wangi apricot ya saya juga ga tahu bagaimana menjelaskannya pokoknya wanginya segar dan enak banget. Awal pemakaian saya cukup kaget, karena butiran scrubnya cukup besar seperti menempelkan pasir ke wajah. Pengusapan scrubnya harus penuh hati-hati dan lembut, mencegah wajah menjadi merah dan perih. Soalnya waktu pertama kali saya usap kencang, karena terbiasa menggosok wajah kayak gosok cucian wkwk (jangan ditiru!)

Bisa dilihat dibagian kanan butiran srubnya besar-besar

Untuk penggunaan cukup sebanyak contoh pada gambar ya, kelihatannya dikit tapi ketika diratakan jadi banyak banget, cukup untuk menjangkau seluruh bagian kulit wajah. Saya menggunakan St Ives Fresh Skin Apricot Scrub ini pada awalnya seminggu 2x setiap malam. Seperti menggunakan scrub pada umumnya, basahi kulit wajah terlebih dahulu, kemudian mulai melakukan scrubbing (menggosok lembut secara berputar) di area wajah. Setelah itu saya basuh dengan air biasa. Jika ingin menggunakan air hangat tidak masalah.

Sensasi setelah dibasuh, wajah benar-benar terasa lembut dan beruntusan saya sukses hilang. Bahkan komedo-komedo dibagian batang hidung pun tidak berani berdiri menghadap dunia (loh?). Pokoknya saya suka banget sama produk scrub ini. Saking sukanya, saya pernah menggunakannya setiap hari akhir-akhir ini, karena merasa jika tidak menggunakan beruntusan saya kembali lagi seperti semula. Tapi dengan pemakaian produk ini tidak menimbulkan masalah negatif apapun pada kulit saya. Senenggggg deh.

Tapi tidak baik ya melakukan scrub setiap hari karena dapat membuat kulit wajah menjadi tipis. Pokoknya jangan ya, maksimal seminggu 2x saja.

Kesimpulan :

  1. Harga agak mahal jika tidak sedang promo, tapi sesuai dengan isi dan hasil
  2. Scrubnya besar dan kasar
  3. Ampuh untuk melembutkan dan menghilangkan beruntusan di kulit
  4. Komedo sedikit menghilang setelah penggunaan (tapi muncul kembali di hari berikutnya)

Jadi bagaimana tertarik menggunakan St Ives Fresh Skin Apricot Scrub? atau rekomendasi scrub wajah yang sedang kalian gunakan?

 

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *