Volunteer

Serunya Kelas Inspirasi Bekasi 6

“Cita-citanya mau jadi apa, Nak?” – Ingin jadi Uztadzah.
ما شاء الله

“Kalau kamu ingin jadi apa?” – Sama Bu kayak dia mau jadi pemain bola!.
Wah hebat nanti kalian tanding bareng ya

Halo, apa kabar? Kali ini saya mau menulis untuk mengenang.

Siapa yang pernah dengar mengenai Kelas Inspirasi? Kelas Inspirasi ini udah terkenal banget dan rutin dilakukan di beberapa kota di Indonesia. Tujuannya untuk menginspirasi adik sekolah dasar untuk mengetahui cita-cita mereka dan mengenalkan berbagai macam profesi pada mereka. Tentunya ini dilakukan agar mereka ga hanya mengenal profesi umum aja seperti dokter, polisi, TNI, serta agar mereka terus memupuk mimpi agar menjadi nyata.

Tahun ini saya ingin lebih banyak kegiatan relawan tentunya pasti saya ga melewatkan kesempatan untuk mendaftar Kelas Inspirasi kali ini. Kebetulan saya mendaftar di Kelas Inspirasi Bekasi ke-6 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bekasi tepatnya Cikarang.

Awalnya agak ragu karena ini pertama kalinya saya akan memperkenalkan profesi yang menurut anak-anak cenderung membosankan. Kira-kira apa ya profesinya? Hehehe.

Ada 3 jenis relawan yang dibuka pendaftaran pada Kelas Inspirasi yaitu, relawan fasilitator (menjadi media penghubung antara relawan dan pihak sekolah yang dituju), relawan inspirasi (relawan akan mengisi materi di kelas), dan relawan dokumentasi.

Akhirnya dengan bismillah saya pun daftar menjadi relawan inspirasi, apa pun yang sudah dimulai harus diselesaikan bukan? Walaupun awalnya hanya niat. Agak degdegan ketika mengisi formulir ternyata pertanyaannya banyak banget, soalnya ngisi jawabannya disela jam istirahat kerja jadi gabisa fokus. Tapi akhirnya saya diterima juga sih hehhehe. Alhamdulillah.

Saya baru tahu belakangan kalau ga semua pendaftar diterima menjadi relawan. Jadi… saya beruntung kali ini bisa punya pengalaman berharga bersama teman baru dan adik-adik.

Sebelum saya bercerita kegiatan di sekolah, saya akan menjelaskan rangkaian kegiatan di Kelas Inspirasi Bekasi. Urutannya Briefing Akbar – Hari Inspirasi – Hari Refleksi – Back To School. Maka saya akan bercerita secara runtut ya dimulai dari briefing akbar.

Briefing Akbar, 1 Maret 2020

Setelah dinyatakan lolos menjadi relawan, saya menerima email untuk mengikuti kegiatan briefing akbar yang dilaksanakan di Sentra Grosir Cikarang. Seumur hidup tinggal di Bekasi baru kali ini saya akan pergi ke Cikarang hahaha.

Kegiatan saat briefing mulai dari berkenalan dengan anggota kelompok masing-masing, mengenalkan sikap dasar kelas inspirasi, serta sedikit pemaparan untuk manajemen kelas. Menarik banget walaupun pada hari ini ada beberapa relawan yang ga bisa hadir.

Foto bersama kakak panitia lokal dan relawan.

Saat briefing ini juga saya tahu dimana saya akan ditempatkan. Bersama belasan relawan lain saya akan menginspirasi di SDN Banjarsari 2 di daerah Sukatani. Wah dimana itu? Bisa buka maps ya guys haha.

Seneng banget disini ketemu sama teman-teman yang keren dan ada beberapa relawan yang sudah menginspirasi lebih dari satu kali. Kelompok saya terdiri dari dua fasilitator Kak Maya dan Kak Bram, relawan dokumentasi ada Kak Reza, Kak Sri, Kak Harlan, dan Kak Jaffar juga tentunya yang paling banyak inspirator yaitu Kak Ade, Kak Rochma, Kak Gita, Kak Sam, Kak Rusdi, Kak Eno, Kak Fersty, dan Kak Amel. Sorry disebutin semua karena ini sebagai bentuk terima kasih hhehe.

Hari Inspirasi, 14 Maret 2020

Setelah hari briefing kemudian masing-masing kelompok berdiskusi secara mandiri. Contohnya kelompok saya mengadakan meetup dan rapat online via whatsapp. Maaf ya semuanya kalau saat itu saya kurang kontribusi nyata saat online hehhe.

Setelah mempersiapkan segalanya akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba. Hari inspirasi dimana setiap relawan memiliki tugas masing-masing. Setiap relawan inspirator akan memperkenalkan profesi di kelas selama 30 menit. Biasanya jika jumlah relawan pada satu kelompok lengkap akan mendapatkan jatah mengajar 2 kelas.

Hari itu kami semua memperkenalkan diri saat apel dan menari flashmob bersama dengan lagu “Naura di Atas Awan”. Seru banget melihat anak-anak sangat antusias dan penasaran walaupun kami ga hafal gerakannya hahaha. Maaf ya Kak Ade sang instruktur flashmob.

Foto oleh Sri Widiyawati
Foto saat apel. Foto oleh Kak Sri Widiyawati.

Saya mengisi kelas 2 dan 6. Awalnya saya agak ragu bagaimana jika saya tidak bisa menjelaskan secara lengkap kepada anak-anak atau bagaimana jika mereka tidak antusias dengan profesi saya. Sebelum mengajar saya sempat tanya ke sesama relawan hal apa yang biasa dilakukan dan bagaimana caranya tepuk semangat. Maklum banget terakhir ice breaking tuh udah lama banget.

2 minggu saya habiskan mikirin materi yang akan diajarkan, ternyata ga semua bisa terlaksanakan. Waktu 30 menit itu ternyata sebentar banget apalagi saat masuk di kelas 2, kurang lebih 5 menit awal saya habiskan untuk memperbaiki headpiece mereka yg kendor. Wkkwk.

Saya agak ngeri membayangkan mengajar anak kelas 6 karena mereka sudah besar. Ternyata saya salah besar, mereka sangat kooperatif dan antusias dengan materi yang saya berikan mengenai perbedaan buku fiksi dan non fiksi. Tiba saatnya sampai mereka agak tegang saat saya berikan games untuk menyusun perbedaan dari kedua jenis tersebut. Hahaha seru banget, penting disini mengingatkan kami semua dalam suasana belajar maka salah dan benar itu biasa.

Kalau saya di kelas 2 membacakan cerita dan tanya jawab mengenai cerita tersebut. Sederhana tapi waktunya kurang hehehe. Agak sedih saat ditanya sering baca buku apa, buku tema 5 jawabnya. Buku Tema 5 itu buku paketnya mereka. Mereka jarang membaca buku cerita khusus anak-anak. Sebagai pustakawan saya ingin mereka lebih meningkatkan kemampuan literasi dengan membaca berbagai jenis buku heheh.

Selagi ada waktu jeda pergantian kelas, saya menyempatkan mengintip ke kelas lain melihat gimana kakak relawan lain mengajar. Seru banget saya jadi tau sedikit perlengkapan bekerja mereka, ada yang bawa topi, kacamata, pakai jas lab, dll. Bahkan ada yang menggunakan media video.. Wah Keren! semoga siswa SDN Banjarsari 2 bisa terinspirasi bahkan lebih dari kami.

Foto oleh Ichfar Jaffar
Seru banget nih nontonnya!. Foto oleh Kak Ichfar Jaffar.

Setelah kegiatan mengejar, kami mengadakan penutupan dengan melakukan cap tangan di selembar bahan yang berisikan nama dan cita-cita guna mereka ingat dan tempel di kelas. Seru banget melihat antusiasme mereka.

Foto oleh Harlan Suryana
Wajah mereka seneng banget nempelin tangan ke cat. Foto oleh Kak Harlan Suryana.

Saat disini mereka mayoritas memiliki cita-cita sebagaimana yang saya tulis di awal. Semoga kedepannya mereka bisa punya mimpi yang lebih besar dan mengetahui bahwa profesi itu banyak macamnya mereka bisa jadi apa pun yang mereka mau.

Ga lupa sebelum perpisahan, kami menyempatkan berfoto bersama dengan seluruh siswa dan guru.

Foto oleh Reza Selang
Foto bersama full team cekrek. Foto oleh Kak Reza Selang.

Hari Refleksi, 14 Maret 2020

Setelah selesai kegiatan dan melakukan beberes. Akhirnya kami kembali ke posko berkumpul Kelas Inspirasi yaitu di Aula Desa Banjarsai yang mana tempat ini digunakan juga sebagai tempat menginap relawan. Lokasinya sangat dekat dengan sekolah tempat kelompok saya mengajar. Alhamdulillah yah.

Aula ini juga digunakan sebagai tempat melaksanakan hari refleksi. Pada momen ini kami diajak untuk mengingat hal unik apa yang ada di sekolah yang kami tempati serta rencana apa yang akan dilakukan untuk kegiatan back to school. Kegiatan ini ga berlangsung lama karena mengingat kereta Cikarang menuju Jakarta cukup langka hahaha.

Kegiatan back to school akan saya ceritakan di tulisan selanjutnya.

Kesan-Kesanqu

Walaupun saya bekerja di sekolah, melakukan kegiatan relawan di kelas inspirasi sangat berbeda. Menjadi relawan membuat saya lebih bahagia dan menemukan semangat baru untuk menjalani hari-hari.

Bertemu teman sekelompok yang hebat dari berbagai latar belakang profesi membuat saya menyadari bahwa semua hal tidak semua tentang diri saya sendiri.

Melihat perjuangan relawan lain yang bahkan rela mengorbankan waktu, tenaga, dan materi untuk menginspirasi anak-anak dan menyukseskan kelas inspirasi membuat saya menyadari kebahagiaan itu ditemukan. Ditemukan ketika bertemu dengan orang-orang yang seirama dan mampu membahagiakan orang lain lah bentuk bahagia sebenarnya.

Banyak yang bilang kelas inspirasi bak candu, ya memang benar sih sekali kalian coba kalian ga akan bisa berhenti. Karena menginspirasi tidak bisa hanya satu tempat tapi banyak tempat. Bahkan kagum melihat relawan lain rela mengunjungi kota lain untuk menginspirasi.

Pertanyaan saya semua terjawab tentang ada apa tentang kelas inspirasi. Merasakan tantangan menyiapkan materi di sela-sela pekerjaan, harus berdiskusi, merelakan waktu istirahat akhir pekan untuk ke Cikarang selepas kerja bahkan setelah itu harus mempersiapkan headpiece untuk besok pagi, akhir pekan yang terbayar dengan kebahagiaan.

Terimakasih untuk seluruh kakak relawan di SDN Banjarsari 2 yang telah bekerja sama dan telah menyiapkan mood terbaik di hari inspirasi. Kakak relawan fasilitator yang rela menyempatkan waktu untuk survey sekolah berkali-kali, kakak inspirator yang sangat kreatif dan ramah, serta kakak dokumentasi yang sudah menangkap momen istimewa selama di sekolah.

Kalian ga hanya menginspirasi para siswa tapi juga saya. Sampai bertemu di kesempatan yang baik lainnya!

Untuk anak-anak kami di SDN Banjarsari 2 semoga cita-cita kalian tercapai dan tetap ceria. Aamiin.

Kelas Inspirasi Bekasi #6 Tiada Batasan Tuk Gapai Impian.

Foto oleh Sri Widiyawati
Foto oleh Kak Sri Widiyawati.

Tertarik menginspirasi? Yuk kepoin media sosial mereka untuk hari inspirasi selanjutnya!
IG : @kelasinspirasi.id | @ki_bekasi
Web : Kelas Inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *