Beauty

Review Liplapin Banana Lip Scrub

Banana Lip Scrub by Liplapin

 

Beberapa waktu lalu saya membeli scrub untuk wajah, karena sudah tidak tahan melihat wajah sendiri ketika berada di depan kaca. Lalu, ada seorang kawan yang mengingatkan saya untuk melakukan scrub juga pada bibir. Alasannya karena menggunakan lipstik setiap hari (walaupun bukan matte) memungkinkan ada sisa-sisa lipstik menempel pada bibir tanpa disadari yang bila sudah menumpuk bisa membuat bibir gelap hiiii macam mana bibir saya sudah gelap jadi tambah gelap. Selain itu konon scrub pada bibir dapat membuat bibir lebih sehat, karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati yang menyebabkan bibir pecah-pecah.

Kalau dipikir-pikir benar juga, selama ini saya selalu luput membersihkan sisa lipstik, karena secara kasat mata lipstik sudah hilang dibuat makan yang amburadul wkwk. Sebelum tidur selalu wajah yang saya rawat nomor satu dari mulai cleanser, scrub, dan pelembab (iya, nomor satu tapi ga banyak. Bukan berlapis-lapis ala korea). Tapi lupa untuk melihat kondisi bibir yang ternyata kusam banget.

Akhirnya saya dan kawan membeli lip scrub yang rame di dunia Instagram Liplapin, siapapun yang berkunjung ke akun mereka pasti keinginan membeli naik beberapa persen karena foto produk yang menarik pandangan mata soalnya berwarna banget. Melalui informasi di akun tersebut, Liplapin merupakan produk halal yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa pengawet/petroleum jelly sehingga aman dan tidak membuat bibir jadi hitam. Jadi penasaran… ngomong-ngomong ini produk lokal loh♥

Oiya, produk yang dijual pun tidak hanya lip scrub ya, tapi ada juga tinted balm yang merupakan lip balm dengan perpaduan tint didalamnya (melembabkan sekaligus membuat bibir berwarna, yahut ga sih), serta beberapa produk lainnya. Bisa kepoin sendiri akun instagram mereka yah… Lip scrub dari Liplapin dijual dengan harga Rp 39.000,-.

Untuk scrub mereka punya banyak sekali pilihan, dibedakan dari nama, warna dan aromanya. Agak bingung awalnya mau beli yang mana, karena semuanya kandungan utamanya yaitu gula, madu dan minyak kelapa.

Berwarna banget kan. Bubble gum, Marshmellow dan Cotton Candy adalah produk terlaris. Sumber : Instagram Liplapin

Melihat kandungannya sama satu varian dengan yang lain akhirnya saya memutuskan membeli milih varian banana, biar terasa seperti  makan pisang goreng (loh?). Ya, soalnya akhir-akhir ini sering banget ada pisang di rumah jadi kepikiran pisang wwkwk.

Liplapin Banana

 

Kemasan

Liplapin varian banana

Produk scrub liplapin berukuran 15gram dengan wadah yang mirip wadah kaca tapi ternyata plastik yang cukup tebal bentuknya sekilas seperti wadah balsem hehehe. Setelah dibuka, terdapat pelindung lagi mencegah produk tersebut tumpah dan tidak terkontaminasi bakteri (dipasang lagi aja pelindungnya setelah digunakan).

Bagian dalam Liplapin

Setelah pelindung dibuka, terlihat warna kuning seperti namanya Banana yang identik dengan warna kuning. Teksturnya jelas terlihat butiran-butiran gula dan minyak yang sepertinya campuran madu-minyak kelapa. Terlihat sangat basah karena diletakkan dalam suhu ruang. Ada baiknya produk Liplapin diletakkan di dalam lemari pendingin agar tetap terjaga bentuknya. Takut-takut nanti gulanya meleleh diletakkan di kamar yang panas, gamau kaan…

Cuma agak kecewa pas dateng kok tempat scrub bagian dalamnya bisa terlepas dari wadah plastiknya. Jadi, ketika saya bawa kemana-mana bagian dalamnya seperti bergoyang-goyang berbenturan antar sisi, padahal milik teman saya baik-baik saja.

Aroma

Awalnya wanginya tidak seperti pisang, tapi setelah saya amat-amati dengan kesungguhan hati wanginya ternyata pisang banget mirip seperti bubur bayi rasa pisang dan aroma Banana Apple Pie dari McD (laper apa gimana nih kok disama-samain) ya jelas kan yang jadi bintang disini pisangnya. Seneng bukan main. Jadi laper deh saya… Kalau ada rasa ayam goreng kayaknya saya beli nih lumayan aroma gurih gitu.

Btw, kawan saya membeli varian Cotton Candy aromanya seperti kembang gula kapas beneran loh.

Pemakaian

Ini pertama kalinya saya melakukan scrub bibir tapi saya lakukan saja seperti scrub pada wajah, pastikan dahulu bibir bersih dari lipstik dan jari bersih. Setelah itu ambil sedikit atau secukupnya butiran scrub dan oleskan perlahan pada bibir. Ini murni kesotoyan.

Maaf gelap karena faktor cahaya malam hari. Sebagai bayangan seberapa banyak scrub yang saya gunakan.

Kalau saya biasanya mengusap agak berputar, jangan terlalu keras dan kasar takutnya bukan bibir sehat yang didapat malah melukai bibir karena butiran gulanya. Soalnya agak lumayan sakit juga walaupun sudah dengan perlahan.

 

Baca juga : Review Apieu Water Light Tint RD03

 

Saya melakukan kegiatan mengusap, sampai butirannya menjadi hilang dengan sendirinya. Karena scrub Liplapin ini mengandung gula dan minyak kelapa juga maka hasil akhirnya bibir terasa sangat berminyak. Sebaiknya setelah selesai dibersihkan lagi menggunakan air, tapi sebelumnya boleh banget didiamkan dulu beberapa saat agar kandungan produknya terserap maksimal. Scrub dari Liplapin ini terasa manis, jadi kadang agak kecolongan kemakan gitu ._.

Hasil

Pengalaman pertama saya scrub bibir, saya merasa bibir saya lebih lembut dan lembab, tidak seperti sebelumnya ada beberapa bagian yang kering. Pokoknya bibir halus deh. Terus sedikit terlihat lebih cerah, mungkin selama ini banyak banget ya sisa lipstik yang menempel di bibir saya ini. Sungguh tidak kecewa membeli produk Liplapin ini, ampuh banget.

Oke kalau begini saya akan rajin melakukan scrub bibir minimal setiap 1 minggu 1 kali, ya maksimal 2 kali seminggu lah.

Kesimpulan

  • Efek setelah penggunaan langsung terasa yaitu lembab, lembut dan sedikit lebih cerah
  • Wanginya enak sesuai dengan nama variannya
  • Cocok banget untuk yang punya masalah bibir kering dan pecinta lipstik
  • Kemasan tidak kuat, cukup mengkhawatirkan bila dibawa bepergian (khusus milik saya)
  • Butiran scrubnya seukuran gula asli, terbayang?

 

Apakah saya akan membeli scrub dari Liplapin lagi? Tentu saja saya akan membeli scrub bibir kembali, namun saya masih belum yakin apakah dari Liplapin lagi atau menemukan merk lain yang lebih menggiurkan. Ada yang pernah coba produk Liplapin sebelumnya? Hasilnya sama kah seperti saya? Jangan ragu untuk berbagi dengan meninggalkan komentar. See you…

 

3 Comments

  • halohay

    Beberapa hari belakangan ini emg kepikiran mau beli pelembab bibir gitu, cuma lagi mikir merk apa yg bagus, pengen coba2 takut ga cocok trs kebuang kan sayaaang. Tp pas baca review nya jd kepikiran mau beli scrub aja sekalian, lumayan bisa dapet melembabkan, melembutkan dan bikin bibir lebih cerah. Sangkyuuu sisss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *