Blogging,  Tutorial

Google Site Kit: semua dalam satu genggaman

Sebelum masuk ke inti tulisan seperti biasa saya akan curcol sedikit. Oya kemungkinan tulisan ini tidak begitu mendetail.

Semenjak awal tahun saya agak gundah ketika plugin Google Analytics dari ExactMetrics melakukan update kemudian jadi berubah tampilan dan aksesnya tidak bebas dalam menampilkan statistik pengunjung. Update terbaru jadi versi berbayar, yang biasanya saya bisa melihat statistik pengunjung secara harian tapi sekarang hanya bisa 28 hari terakhir.

Jika ingin melihat data yang lebih dari itu saya harus membayar sekian dolar. Sangat berat bagi blog pribadi seperti saya yang bahkan tidak menghasilkan cuan.

Sebenarnya masih bisa sih melihat aktifitas pengunjung dengan membuka websites Google Analyticsnya langsun, malahan data yang disajikan sangat lengkap. Hanya saja hal itu agak merepotkan karena harus berpindah tab, bisa dibilan ga praktis.

Kemudian saya teringat materi yang disampaikan oleh Yohan Totting pada WordPress Jakarta Meetup #19 bulan November lalu, bahwa Google merilis plugin untuk mengakses data dari produk Google secara langsung pada dashboard pengguna. Plugin ini mengumpulkan data dari Google Analytics, Google AdSense, Google Search Console, Google PageSpeed Insights, Google Optimize, dan Google Tag Manager.

Ibaratkan ‘semua dalam satu genggaman‘, semua data Google dalam satu dashboard.

Baca juga : Mengenal plugin elementor

Terdengar sangat baik untuk saya yang gamau repot dan ingin semuanya serba sederhana. Huaha haha haha. Terimakasih WordPress Jakarta Meetup sudah membuka cakrawala saya. Luv.

Walaupun Google punya Blogspot tapi tetap mendukung WordPress, dengan memberikan kemudahan akses untuk membantu pengguna dapat memantau dan menganalisa websites dengan cepat.

Akhirnya saya mulai instal plugin tersebut, awalnya agak bingung karena terbiasa pakai Google Analytics dari ExactMetrics. Namun, saya ga pantang menyerah ternyata untuk memasang Google Site Kit sangatlah mudah.

Hanya perlu klik “Connect” setelah instalasi selesai, verifikasi kepemilikan dengan otomatis login ke email google dan voila data dari Google Search Console otomatis sudah terpasang di dashboard.

Tampilan dashboard Google Site Kit blog saya.

Menu setting pada dashboard Google Site Kit digunakan untuk menambahkan atau mengurangi data yang tidak ingin dikoneksikan dengan situs pengguna.

Data yang saya koneksikan.
Data yang bisa ditambahkan.

Saat ini saya hanya menghubungkan 2 data saja yaitu Google Search Console dan Google Analytics. Sementara yang lainnya akan saya hubungkan ketika memang dirasa perlu.

Kelebihan

Kelebihan yang paling utama plugin ini open-source. Jadi, ga ada tuh iklan atau notif yang nawarin suruh bayar biar dapat akses berkelanjutan.

Selain itu adanya menu navigasi untuk melihat statistik untuk halaman tertentu. Seperti gambar yang saya lampirkan berikut.

Jumlah statistik salah satu halaman saya. Sedikit sekali ya pengunjungnya. Hahaha.

Hal ini bisa saya jadikan evaluasi untuk tulisan-tulisan tertentu, apakah karena tulisan kurang menarik, belum terindex mesin pencari, atau SEO yang kurang baik. Pengalaman saya untuk tulisan yang jarang sekali pengunjungnya berada di urutan terbawah jadi sulit untuk melacaknya. Dengan begini saya bisa langsung menuju tulisan yang ga dapet traffic itu. Pfft…

Kekurangan

Data yang ditampilkan pada dashboard hanya berupa gambaran (overview), jika ingin melihat secara detail nanti akan diarahkan ke halaman Google Analytics. Hal lainnya saat ini saya belum merasakan hal yang dirasa kurang setelah memasang Google Site Kit. Kecepatan akses blog pun masih sama belum berubah. Kolom ini akan saya isi dalam beberapa waktu kedepan ya.

Cara Instal

Bagi kalian pengguna WordPress yang tertarik merasakan kemudahan akses menggunakan Google Site Kit silakan pergi ke menu plugin – tambah baru, kemudian cari Google Site Kit.

Pilih yang ini ya.

Setelah itu lakukan instal seperti biasanya selayaknya plugin lainnya (duh pemborosan kata banget wwkwk).

Bagaimana mulai tertarik menggunakan Google Site Kit?

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *